Nov 21
Bahaya Membentuk Otot dengan Steroid
icon1 ridwanrizky | icon2 knowledge | icon4 11 21st, 2012| icon3Comments Off on Bahaya Membentuk Otot dengan Steroid

Otot-otot tubuh yang kekar dan memberikan kesan maskulin menjadi alasan para remaja pria untuk membangun otot, sayangnya dengan cara yang salah. Menurut penelitian, lima persen pelajar SMP dan SMA menggunakan steroid anabolik untuk membangun otot dan meningkatkan performa atletik.

Penelitian yang dilakukan terhadap 2.800 pelajar di Amerika Serikat itu juga menunjukkan sepertiga remaja pria dan seperlima remaja putri secara rutin mengonsumsi bubuk protein atau protein shake. Sekitar 5-10 persen responden juga mengaku menggunakan zat pembangun otot nonsteroid seperti kreatin.

Para orangtua sebaiknya mewaspadai tren tersebut karena efek samping penggunaan steroid cukup berat. Streoid bisa merusak organ vital, termasuk jantung, ginjal, dan liver. Steroid juga bisa mengganggu perkembangan hormon, mengganggu perilaku sehingga membuat emosi anak menjadi tidak stabil.

Apalagi pada remaja, steroid bisa membuat pertumbuhan tulang berhenti sebelum waktunya. Ini berarti anak tidak bisa mencapai tinggi optimalnya ketika dewasa.

Mendorong anak mengikuti kegiatan olahraga memang baik, tetapi orangtua, pihak sekolah, atau pelatih harus memberikan edukasi kepada anak mengenai bahaya steroid.

Waspadai jika anak menunjukkan perilaku yang berbeda, seperti menjadi lebih agresif, terobsesi pada citra tubuh, atau memiliki perubahan nafsu makan yang dramatis. Untuk menguji apakah anak menggunakan steorid atau tidak bisa dilakukan pemeriksaan contoh urin.

sumber Kompas.com Lusia Kus Anna | Rabu, 21 November 2012 | 10:35 WIB